Danau prioritas Indonesia

Danau prioritas dan danau Indonesia yang mengalami kerusakan paling parah di Indonesia adalah 15 danau di Indonesia yang ditetapkan menjadi danau prioritas periode 2010-2014. Ke-15 danau tersebut dipilih Konferensi Nasional Danau Indonesia II (KNDI II) berdasarkan parahnya tingkat kerusakan dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Konferensi Nasional Danau Indonesia II (KNDI II) yang kemudian menetapkan 15 danau prioritas periode 2010-2014 berdasarkan parahnya tingkat kerusakan dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dilaksanakan di Semarang, 13-14 Oktober 2011.

Berikut adalah daftar 15 danau yang ditetapkan sebagai danau prioritas 2010-2014 berdasarkan parahnya tingkat kerusakan dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

  • Danau Toba (Sumatera Utara)

Danau Toba merupakan danau vulkanik yang terbentuk dari kaldera akibat letusan gunung api Toba sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu. Danau Toba berukuran panjang 100 km dan lebar 30 km.

  • Danau Maninjau (Suamtera Barat)

Danau Maninjau yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat ini merupakan danau vulkanik yang terbentuk akibat letusan gunung Sitinjau. Danau ini berada di ketinggian 461,50 meter dpl dengan luas sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter.

  • Danau Singkarak (Sumatera Barat)

Danau Singkarak terletak di Kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar. Luasnya 107,8 km² dengan panjang maksimum 20 km dan lebar 6,5 km dan kedalaman 268 m sehingga merupakan danau terluas kedua di Sumatera setelah danau Toba.

  • Danau Kerinci (Jambi)

Danau Kerinci terletak di kabupaten Kerinci, Jambi. Luasnya 4.200 ha dengan kedalaman mencapai 110 m dan berada di ketinggian 783 m dpl.

  • Rawa Danau (Banten)

Rawa Danau terletak di kabupaten Serang, Banten. Danau yang biasa disebut juga sebagai Ranca Danau ini mempunyai panjang 10 km.

Danau Rawapening dipenuhi eceng gondokDanau Rawapening yang dipenuhi eceng gondok

  • Danau Rawapening (Jawa Tengah)

Danau Rawapening terdapat di kabupaten Semarang, Jawa Tengah dengan luas mencapai luas 2.670 ha. Kini danau Rawapening mengalami kerusakan parah akibat ditutupi tumbuhan air eceng gondok hingga mencapai 70 persen.

  • Danau Batur (Bali)

Danau Batur terletak di kabupaten Bangli, Bali merupakan danau kaldera dari Gunung Batur yang masih aktif. Berada di ketinggian 1.080 m dpl, danau Batur memiliki luas 16,05 Km2 dan kedalamannya mencapai 60 m.

  • Danau Tempe (Sulawesi Selatan)

Danau Tempe berada di kecamatan Tempe, kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Luasnya sekitar 13.000 ha.

  • Danau Matano (Sulawesi Selatan)

Danau Matano berada di kabupaten Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Merupakan danau terdalam di Indonesia dengan kedalaman mencapai 600 meter dengan luas sekitar 130 km2.

  • Danau Poso (Sulawesi Tengah)

Danau Poso terletak di kabupate Poso, Sulawesi Tengah. Merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan panjang 32 km dan lebar 16 km dan berada di ketinggian 657 m dpl.

  • Danau Tondano (Sulawesi Utara)

Terletak di kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Luas danau ini mencapai 4.278 ha. Sayangnya, akibat kerusakan ekosistem dan lingkungan, danau ini mengalami pendangkalan yang hebat. Dari kedalaman yang mencapai 40 meter pada tahun 1934, pada tahun 2010 kedalamannya ‘tersisa’ 12 meter saja.

  • Danau Limboto (Gorontalo)

Danau Limboto terletak di Kecamatan Limboto, Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Danau Limboto mengalami kerusakan dan terancam lenyap akibat pendangkalan. Pada tahun 1932 luasnya mencapai 7.000 ha dengan kedalaman 14 meter. Namun pada tahun 2011, luasnya hanya tersisa 3.000 ha dengan kedalaman 3-4 meter saja.

  • Danau Sentarum (Kalimantan Barat)

Danau Sentarum berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Danau Sentarum merupakan danau musiman yang akan terisi air pada musim penghujan dengan ketinggian air mencapai 14 meter, namun pada musim kemarau berubah menjadi lahan kering yang dihiasi ratusan kolam ikan dan sejumlah sungai kecil. Danau Sentarum dijadikan kawasan konservasi dengan nama Taman Nasional Danau Sentarum yang memiliki luas 132.000 ha (89.000 ha hutan rawa tergenang dan 43.000 ha daratan).

  • Danau Cascade Mahakam atau Danau Semayang, Melintang, dan Jempang (Kalimantan Timur)

Danau Cascade Mahakam merupakan beberapa danau yang berada di aliran sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Danau-danau itu meliputi danau Semayang (13.000 ha) di Kabupaten Kutai Kartanegara, danau Melintang (11.000 ha), dan danau Jempang (15.000 ha) di kabupaten Kutai Barat. Uniknya danau Melintang dan Semayang ini akan menyatu saat arus air Sungai Mahakam turun. Tapi saat air sungai Mahakam naik di waktu malam hari, dua danau ini terpisah.

  • Danau Sentani (Papua)

Danau Sentani berada di kabupaten Jayapura, Papua. Luasnya sekitar 9.360 ha dan berada diketinggian 75 m dpl. Danau ini merupakan bagian dari Cagar Alam Cycloops.

Konferensi yang telah menyepakati 15 danau menjadi danau prioritas periode 2010-2014, yang dipilih berdasarkan parahnya tingkat kerusakan dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat ini merupakan kelanjutan dari Konferensi Nasional Danau Indonesia I. KNDI I sendiri menghasilkan kesepakan Bali yang ditandatangani oleh sembilan menteri terkait yaitu Menteri Negara Lingkungan Hidup, Menteri Pertanian, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kehutanan, Menteri Kebudayaan dan Pariswisata, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri Negara Riset dan Teknologi.

Danau mempunyai peran penting baik secara ekonomi, pariwisata, maupun ekologis. Semoga penetapan 15 Danau prioritas periode 2010-2014 mampu menyelamatkan danau-danau di Indonesia.

This entry was posted in Wisata Danau and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s